Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI) sukses gelar wisuda semester genap, atau wisuda ke-24 tahun akademik 2020-2021. Acara ini diadakan secara daring melalui aplikasi zoom meeting pada Sabtu (28/08) dikarenakan situasi pandemi COVID-19 di Indonesia masih berlanjut hingga sekarang. Sebanyak 343 mahasiswa dari berbagai Program Studi Sarjana dan Program Studi Magister yang akan dilantik oleh Rektor UAI melalui sidang terbuka senat universitas.
Rektor UAI, Prof. Dr. Ir. Asep Saefuddin, M.Sc., membuka sidang secara daring ini dengan khidmat, walaupun dilaksanakan secara daring tetapi tidak menghambat prosesi sidang terbuka senat universitas. Wisuda dibuka dengan pembukaan pidato serta laporan dari Rektor UAI kepada peserta yang hadir pada wisuda semester genap ini.
“Kegiatan Wisuda ini merupakan salah satu perwujudan bentuk tanggung jawab UAI kepada bangsa dan negara Indonesia, dan sekaligus merupakan wujud karya nyata dari Universitas Al-Azhar Indonesia.” Kata Rektor UAI, Prof. Asep dalam pidato pembuka sidang terbuka senat.
UAI terus mengedepankan Good University Governance (GUG) yang dijalankan melalui model Balanced Scorecard (BSC) dengan 5 (lima) perspektif, yaitu: (1). Academic Excellence, (2). Student-Centered Program, (3). Professional Management, (4). Learning, and Growth, dan (5). Financial Stability. UAI juga turut meraih capaian lainnya yakni Peringkat 87 Klaster 3 Perguruan Tinggi Terbaik se Indonesia dan 10 Terbaik di Jakarta untuk indikator output berdasarkan penilaian Kemendikbud, Peringkat 78 UI Green Metric dari seluruh Perguruan Tinggi di Indonesia dan 868 dari seluruh Perguruan Tinggi di dunia.
Acara ini turut dihadiri oleh Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia, Letnan Jenderal TNI (Purn) Agus Widjojo dengan tujuan akan menyampaikan orasi ilmiah yang bertemakan “Ketahanan di Bidang Pendidikan dalam Mencerdaskan Kehidupan Bangsa Pandemi COVID-19”. Serta dihadiri oleh Pengurus Yayasan Pesantren Islam Al-Azhar dan Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah III Jakarta, Prof. Dr. Agus Setyo Budi, M.Sc.
Adapun hal yang paling ditunggu pada saat prosesi wisuda oleh para wisudawan ialah pengumuman untuk wisudawan terbaik dan berprestasi, yang diraih oleh Tobroni dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Program Studi Ilmu Komunikasi. Wisudawan terbaik kedua adalah Achmad Ramaditiya, dari Fakultas Sains dan Teknologi, Program Studi Teknik Elektro, dan terbaik ketiga adalah Nadaa Julia Kurnain, dari Fakultas Psikologi dan Pendidikan, Program Studi PG PAUD. Pemilihan wisudawan terbaik ditentukan dengan memperhatikan aspek akademik terdiri dari Indeks Prestasi Kumulatif (IPK), masa studi, dan aspek-aspek penunjang akademik dan non-akademik lain meliputi; (a) keikutsertaan dalam jurnal ilmiah nasional dan internasional, (b) keikutsertaan dalam kompetisi berbasis kompetensi keilmuan (c) keaktifan berorganisasi (d) etika, dan (e) inspiratif.
Semoga ilmu dan pengalaman selama di UAI menjadi instrumen dalam pembangunan potensi diri masing-masing. Para lulusan UAI diharapkan dapat memetik pelajaran dari alumni terdahulu yang masih tekun dengan kiprahnya masing-masing.
Ketika masuk Institut Pertanian Bogor (IPB) di tahun 1976, penulis sering melihat para kakak kelas memakai t-shirt berwarna hijau yang bertuliskan “Agronomy Feeds The World”. Mereka pada dasarnya sedang promosi Jurusan Agronomi adalah pilihan yang tepat. Tujuannya agar para calon…
Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI) bersama Universitas Islam Malang (UNISMA), Universitas Bung Hatta (UBH) dan Universitas Islam Nusantara (UNINUS) berkolaborasi dalam Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat besutan Ditjen Dikti Ristek pada Kamis, (30/12) lalu. Acara yang mengusung tema “Kerjasama Perguruan Tinggi…
Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan modal dasar bagi suatu bangsa saat ini untuk menyongsong era Indonesia Emas 2045. Dibutuhkan SDM yang kompeten, berdaya saing, adaptif, dan kolaboratif untuk mencapai target pembangunan 2045. Sebagai upaya atas solusi tantangan tenaga kerja di…